Demisioner Ketua Komisariat UMMU Berbagi Buku Cerita Kepada Anak-anak Di Desa Podol

Kali kedua Demisioner ketua komisariat UMMU, Bung Reki Tomangoko berbagi buku cerita kepada anak-anak di desa Podol, Kecamatan Ibu Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat. Yang berlangsung seusai perayaan pra natal pemuda jemaat Ebenhaezer Podol (23/12/2020).

Dalam kesempatan yang baik itu, Ia berhasil menjadikan perayaan pra natal menjadi moment yang sangat spesial, terutama dimata para undangan dan anak-anak yang hadir, betapa tidak mereka yang tadinya tidak menduga kalau akan mendapatkan hadiah diwaktu yang spesial itu, ternyata diberikan hadiah oleh beliau.

Pada kesempatan itu pula, Ia diberi waktu untuk menyampaikan sambutannya, Ia mengatakan bahwa, pembagian buku yang Saya lakukan hari ini sudah kedua kalinya di Desa yang berbeda-beda, sebelumnya pembagian buku ini dilakukan di tiga Desa, yakni Desa Tacici, Tuguis, dan Soangaji. Dan pada saat ini di Desa Podol, pembagian buku ini sebagai tanda ungkapan sukacita natal kepada sesama umat, tuturnya.

Ia menambahkan pula bahwa, makna natal ialah bahwa Allah adalah sumber kasih dan berkat kasihnya kita dapat berbagi dalam hal ini bukanlah menjadi satu kelebihan. Tetapi makna Natal haruslah kita implementasikan dengan sebaik-baiknya, agar supaya kita boleh menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Mungkin apa yang Saya lakukan saat ini adalah satu diantara berbagai macam makna natal yang harus disalurkan kepada sesama umat.

Pesan yang dapat diambil dari kegiatan yang Saya lakukan hari ini adalah, sebagai orang tua saudara/i haruslah tetap mendorong anak-anak kita untuk belajar dan lebih daripada itu harus mengenyam pendidikan formal, mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Perguruan Tinggi. Kita harus benar-benar menaruh perhatian kepada dunia pendidikan, sebab pendidikan merupakan instrumen awal dalam mempersiapkan generasi emas Bangsa.

Gereja adalah spektrum atau poros Sumber Daya Manusia unggul yang tercipta dalam ruang-ruang literasi anak Sekolah Minggu, Remaja, dan Pemuda. Oleh sebab itu Gereja juga perlu menaruh perhatian yang serius untuk menyediakan SDM yang kedepannya mampuh menghadapi berbagai macam permasalahan sosial, ekonomi, politik, budaya, kesehatan, dan pendidikan. Di era sekarang ini kita harus berbondong-bondong mengejar pendidikan karena esensi dari pada pendidikan ialah menjadikan manusia menjadi manusia yang paripurna (Ki. Hajar Dewantara). Maka ini adalah saatnya bagaimana kita harus menyamai bibit unggul yang berakar dengan iman, bertumbuh dengan ilmu, dan berbuah dengan pengabdian terhadap Gereja, Bangsa dan Negara, Tutupnya.

Reky Tomangoko Berbagi Buku Cerita Anak di Desa Taraudu, Kecamatan Sahu Timur

Seorang kader terbaik Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate, Reky Tomangoko yang juga Demisioner Ketua Komisariat UMMU masa bakti 2019-2020 itu merupan sosok Kader yang mencintai dunia literasi sehingga ia juga ingin generasi muda juga cinta terhadap literasi mulai dari Tunas Bangsa yang ada di Desa sebagai bentuk implementasi tinggi pengabdian bagi masyarakat yang merupakan ciri Kader GMKI.

Berliburan saat merayakan Natal di beberapa Desa yang ada di Barat Halmahera, tepatnya di Desa Taraudu, Kecamatan Sahu Timur, beberapa waktu lalu di Bulan Desember ini, ia pun membawa buku cerita anak untuk dibagi-bagikan berharap tunas bangsa merayakan natal bukan hanya dengan mendapat baju baru tetapi juga mendapatkan buku bacaan baru sehingga daya cinta literasi untuk tunas bangsa harus tetap dipupuk dari saat ini.

Sebagai kader darah biru akan terus melakukan tugas dan panggilannya di tengah-tengah bangsa dan negara Indonesia dan secara khusus di wilayah Maluku Utara. Menurutnya, berkipra terus di medan pelayanan, selagi ada kesempatan sebab hidup ini adalah kesempatan dan harus menjadi berkat.

Makna perayaan Natal kali ini menurutnya ada tiga hal, Pertama adalah kesederhanaan. Sebagaimana Imanuel lahir di kandang kendang domba yang sangat  sederhana namun ada sukacita. Bentuk pemberian buku juga adalah hadiah yang sederhana namun menambah khazanah ilmu pengetahuan. Kedua, sebagai simbol kita berbagi antara sesama bukan karena kita lebih, namun karena ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai manusia yang di mana saling membutuhkan satu dengan yang lain sehingga harus saling berbagi kasih dalam setiap rotasi kehidupan yang kita jalani. Ketiga, bentuknya adalah literasi di dalamnya sehingga ilmu yang nantinya didapat terpatri dalam dan dapat menjadi contoh untuk tetap dilanjutkan bila nantinya generasi tunas bangsa menjadi generasi emas bangsa.

Besar haraparan ketika anak serta remaja mendapatkan kado spesial sebagai generasi intelektual gereja, bangsa dan negara semoga tetap mengasah kemampuan berliterasi untuk kemajuan diri sebagai generasi emas negeri ini dan semoga dapat terawat setiap generasi tunas bangsa yang berdisiplin ilmu untuk menjadi embrio-embrio yang unggul kedepannya demi dan untuk terciptanya SDM yang baik sebagai bentuk perwujudan Pemimpin masa depan yang bertanggung jawan sebagaimana Visi-Misi GMKI Serta kemudian menjadi orang-orang yang terpelajar dan tetap menjunjung nilai-nilai oikumenes serta nasionalisme untuk menjaga keutuhan dan kemajuan generasi Indonesia yang berdikari dalam berpikir dan bertindak. Serta akan mampu menyadari bahwa pentingnya membaca dan menjadi poros untuk secara terus-menerus meningkatkan minat baca.

Tidak hanya berhenti berbagi di tempat ini saja. Namun, akan ada pembagian selanjutnya di tempat berkunjung yang nanti ditujuh selagi stock buku cerita yang didapatnya masih ada. (IM)

RAYAKAN NATAL, GMKI CABANG TERNATE BERBAGI KASIH DENGAN WARGA BINAAN.

Ternate, (5/12/2020) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate melaksanakan ibadah syukur dan berbagi kasih di LAPAS klas II A Ternate. Kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik berkat kerjasama antara Panitia Pelaksana Perayaan Natal tahun 2020 GMKI Cabang Ternate dan pihak LAPAS klas II A Ternate.

Kegiatan ini bermula dari hasil kesepakatan antara Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Ternate dan Panitia Pelaksana Perayaan Natal tahun 2020 saat rapat bersama di sekretariat GMKI Cabang Ternate. Bahwa pada tahun 2020 kali ini, perayaan natal dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kesepakatan ini pula berawal dari kesadaran bersama bahwa GMKI sebagai gereja inkognito harus memperjelas perannya dalam masyarakat, seperti menjangkau dan merangkul mereka yang letih, lesu, berbeban berat dan bahkan mereka yang tak berpengharapan.

LAPAS klas II A Ternate dipilih sebagai tempat diadakannya Ibadah Syukur sekaligus Berbagi Kasih, atas kerjasama yang baik itu, keluarga besar GMKI Cabang Ternate merayakan sukacita natal bersama dengan warga binaan, para warga binaan terlihat sangat bersukacita dan merasa bersyukur atas kehadiran GMKI Cabang Ternate.

Sukacita mereka bertambah ketika mendengar firman Tuhan yang disampaikan oleh Bapak Rev, Christ Jona Tampilang yang percayakan menjadi pelayan firman, dalam penggalan khotbahnya menekankan bahwa belum tentu mereka yang ada diluar dari tempat ini hidupnya lebih baik, belum tentu juga mereka yang ada diluar dari tempat ini hidupnya lebih beruntung, oleh karena itu meskipun kita berada ditempat ini, dalam kondisi apapun harus tetap bersyukur, pesan firman Tuhan, “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru,” (Wahyu 21:5).

Salah satu dari warga binaan menyampaikan terima kasih kepada GMKI Cabang Ternate, karena meskipun dalam kondisi seperti ini, GMKI Cabang Ternate masih menyisipkan waktunya untuk menyambangi kami yang ada di tempat seperti ini, kami sangat bersyukur dan bersukacita bisa merayakan kelahiran Yesus Kristus bersama-sama, tutupnya.

Jufri Bayar mewakili keluarga besar GMKI Cabang Ternate menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak LAPAS klas II A Ternate dan warga binaan yang sudah bisa menerima GMKI Cabang Ternate untuk merayakan sukacita natal bersama-sama, panitia perayaan natal tahun 2020 yang sudah bekerja maksimal sehingga Ibadah Syukur dan Berbagi Kasih dapat terlaksana sesuai dengan rencana, mengutip firman Tuhan, Ia menyampaikan, semoga dengan lahirnya Yesus Kristus sang kepala gerakan kedalam dunia menjadikan semuanya baru, tutupnya. (JB)

BPC GMKI Cabang Ternate, Resmi Melantik Pengurus komisariat Unkhair I Masa Bakti 2020-2021

Ternate, (20/11/2020) Bertempat di sekretariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate, Badan Pengurus Cabang (BPC) Masa Bakti 2019-2021 melantik Pengurus Komisariat (PK) Unkhair I Masa Bakti 2020-2021.

Agenda pelantikkan yang diawali dengan persekutuan mingguan ini, dihadiri oleh BPC, PK dan anggota komisariat se cabang Ternate. Turut hadir pula Ketua GMKI Cabang Tobelo Reinnel Kristo Hontong dan Ketua GMKI Cabang Sofifi Yospina Seska Labaka.

Setelah resmi dilantik oleh pjs Ketua Cabang bung Azaria Tuka, dalam kesempatan itu pula Ia mengingatkan kembali kepada PK yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan itu, Ia menyampaikan bahwa sebagai perpanjangan tangan BPC, PK memiliki tanggungjawab yang cukup kompleks, oleh karenanya PK mesti mengedepankan prinsip-prinsip kerjasama yang baik antara seluruh fungsionaris, sehingga setiap tantangan yang dihadapi dapat dipecahkan dan diselesaikan dengan baik.

Sebagai perpanjangan tangan BPC, PK harus senantiasa berkoordinasi dengan BPC untuk tetap menjaga ritme gerakannya. Implementasi program sebagai sesuatu hal yang paling esensi dalam GMKI, mesti dilakukan secara integral, tutupnya. (JB)

Hadiahkan Buku, Herman Oesman : “Semoga yang lain mengikuti jejak ini.”

Ternate, (7/11/2020) Bertempat di lantai 1 (satu) GMIH Eben Haezer Ternate, dilaksanakan persekutuan mingguan dan pendalaman Alkitab oleh GMKI Cabang Ternate yang merupakan rutinitas setiap minggu dilakukan, setelah usai terlaksananya persekutuan mingguan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah Buku dari Dr. Herman Oesman kepada para peserta Pelatihan Menulis Esai dan Jurnalistik, yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) pada tanggal 23 – 24 Oktober 2020 di Student Center GMKI Cabang Ternate.

Sebelumnya Dr. Herman Oesman yang dikenal sebagai akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) dan juga seorang yang piawai dalam menulis, merupakan pemantik yang diundang oleh BPC untuk memberikan pelatihan menulis esai di GMKI Cabang Ternate pada beberapa waktu lalu itu, menantang seluruh peserta untuk menulis esai dengan tema “Pemuda.”

Menurut bang Her, sapaan akrab Dr. Herman Oesman “Bagi Saya semua tulisan yang masuk sudah baik dan bagus. Namun ada yang memiliki nilai lebih, yaitu:

  1. Anton Kebrob : “Pemuda, Iptek, Agama di era milenial”
  2. Azaria Tuka : “”Nasionalisme dan Oikumenisme Pemuda Kristen”
  3. Chrisvanus Th. Lahu : “Pemuda Milenial untuk Pemimpin masa depan”
  4. Miske A. Tjaane : “Perubahan adalah hal mutlak bagi kaum muda”

Harapannya kepada peserta pelatihan, “Teruslah menulis agar memberi cahaya bagi alam dan isinya. Selamat untuk mereka yang telah tekun menulis semoga yang lain mengikuti jejak ini.”

Pembagian hadiah buku kepada peserta pelatihan yang memiliki tulisan terbaik diserahkan langsung oleh Ketua GMKI Cabang Ternate. Selain itu juga, kepada peserta yang lainnya diberikan buku yang disediakan langsung oleh BPC, dengan begitu dapat memberi spirit baru bagi setiap peserta yang mau bergelut di dunia menulis. (I’M)

Panitia Natal GMKI Cabang Ternate Tahun 2020, Resmi di Lantik Badan Pengurus Cabang

Ternate, 30/10/2020 Bertepatan dengan Persekutuan Mingguan dan Pendalaman Alkitab, Badan Pengurus Cabang GMKI Ternate resmi melantik panitia natal tahun 2020. Panitia yang baru dilantik ini diketuai oleh Ketua Komisariat Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Bung Reki Tomangoko.

Demi suksesnya natal tahun 2020, Ketua cabang, bung Tiwong Peo berharap kepada panitia yang baru saja dilantik ini, untuk tetap berkoordinasi dengan BPC, agar perkembangan kerja-kerja kepanitiaan dapat terkontrol dengan baik.

Dalam kesempatan itu pula, Ketua Cabang menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh kader yang berkesempatan memberi diri dalam kepanitiaan, bahwa dalam perjalanan mensukseskan natal nanti, pasti banyak perbedaan pendapat diantara kalian, oleh karenanya rekan-rekan sekalian harus belajar menerimah perbedaan itu sebagai sesuatu yang baik.

Ketua Cabang juga memberikan arahan, bahwa kedepan apabila rekan-rekan diperhadapkan dengan perbedaan-perbedaan pendapat seperti itu, maka rekan-rekan sekalian harus mengelolahnya dengan baik, saling mendengar dan saling memberikan masukan yang positif untuk efektitas kepanitiaan, Tutupnya. (JB)

GMKI Cabang Ternate peringati 92 Tahun Sumpah Pemuda

Ternate, 28/10/2020, Dalam rangka memperingati Hari lahirnya Sumpah Pemuda, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate dan Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Universitas Khairun Ternate menggelar sejumlah kegiatan, diantaranya ;

1.   Tabur Bunga di Makam Pahlawan Banau Kota Ternate

2.   Pembagian masker kepada pengguna jalan di lampu merah salero

3.   Aksi refleksi di Tugu Adipura, jalan Pemuda.

Menurut penuturan Ketua GMKI Cabang Ternate, bung Tiwong Peo, bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah diagendakan oleh BPC GMKI Ternate masa bakti 2019-2021 dalam menyambut Hari Lahirnya Sumpah Pemuda yang ke 92 tahun, sebelumnya sudah dilaksanakan Diskusi Perempuan secara online dengan tema “Perempuan Pemilih Cerdas” dan Pelatihan Menulis dan Jurnalistik yang dilaksanakan ditingkat cabang.

Ia menambahkan, pada momentum bersejarah ini, kita diingatkan kembali terhadap perjuangan para founding fathers Bangsa dan founding fathers gerakan ini, perjuangan mereka memberikan spirit baru terhadap perjuangan kita hari ini, oleh karenanya sebagai generasi muda, kita jangan berdiam diri dan masa bodoh terhadap kepentingan Bangsa dan Negara.

Sebagai generasi muda tentunya harus berpikir, apa kepentingan Bangsa dan Negara yang mesti diraih, generasi muda pula dituntut untuk terus berkarya, berkreatifitas dan berinovasi sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap negara Republik Indonesia.

Kegiatan puncak yang diisi dengan aksi refleksi Sumpah Pemuda ini, adalah untuk mendengungkan kembali Sumpah yang pernah diikrarkan oleh para pendahulu kita, Sumpah ini mencari tempat disetiap sanubari generasi muda, sumpah ini pula menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda untuk mempertanggungjawabkan kepada Bangsa dan Negara, Tutupnya. (JB)

Dr. Herman Oesman Pandu Pelatihan menulis esai di GMKI Cabang Ternate

Student Center GMKI Cabang Ternate, (24/10/2020) Badan Pengurus Cabang GMKI Cabang Ternate Masa Bakti 2019-2021 menggelar pelatihan menulis tingkat cabang. Pelatihan ini merupakan program Bidang Infokom yang telah dicetuskan dalam sidang pleno II beberapa bulan lalu. Pelatihan menulis kali ini menghadirkan narasumber Dr. Herman Oesman. Bang Her, begitu sapaan akrabnya bagi GMKI Cabang Ternate  adalah seorang penulis dan Sosiolog Maluku Utara, Pelatihan Menulis yang digelar ini, dihadiri oleh peserta dari Komisariat Se-GMKI Cabang Ternate.

Pelatihan Menulis yang diselenggarakan hari ini adalah kelanjutan dari Program Bidang Infokom yang dilaksanakan pada hari jumat, 23 Oktober 2020 yang diawali dengan Pelatihan Jurnalistik. Sesuai komitmen BPC GMKI Cabang Ternate dalam menjawab kebutuhan kader, bahwa Pelatihan Menulis dan Jurnalistik ini akan terus dilaksanakan secara integral, baik ditingkat cabang maupun tingkat komisariat

Bang Her dalam penyampaian materi, Ia menegaskan bahwa menulis sama halnya dengan beraktifitas dipagi hari, setiap hari dilakukan secara terus-menerus, sehingga menulis itu perlu dinikmati sama halnya dengan aktifitas biasanya. Menulis sebagai suatu aktifitas yang harus dilakukan oleh setiap orang, Ia juga mengutip pendapat dari seorang penulis yaitu Pramoedya Ananta Toer, (1925-2006) “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama Ia tidak menulis, Ia akan hilang didalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Menutup pelatihan menulis, Bang Her memberikan tantangan kepada peserta yang merupakan kader GMKI Cabang Ternate yang hadir pada kesempatan itu, Ia memberikan tantangan agar menulis esai dengan topik “Pemuda.” Bagi peserta pelatihan menulis yang bisa menulis esai tersebut, Bang Her akan memberikan hadiah, berupa Buku kepada tiga orang yang memiliki tulisan terbaik. (JB)

Pandu Pelatihan Jurnalistik, IRMAN SALEH : Mental, Fighting spirit dan Etika berkomunikasi adalah hal mendasar yang harus dimiliki oleh Jurnalis

Student Center GMKI Cabang Ternate, (23/10/20) Badan Pengurus Cabang GMKI Cabang Ternate Masa Bakti 2019-2021 menggelar pelatihan jurnalistik tingkat cabang. Pelatihan ini merupakan program Bidang Infokom yang telah dicetus dalam siding pleno II beberapa bulan lalu. Pelatihan Jurnalistik yang digelar ini, dihadiri oleh peserta dari Komisariat Se-GMKI Cabang Ternate dengan narasumber Irman Saleh selaku Penasihat Wartawan di Malut Post dan juga sebagai Ketua DPD KNPI Malut.

Ketua GMKI Cabang Ternate, Tiwong Peo dalam sambutannya, membuka Pelatihan ini ia menegaskan serta berharap kepada seluruh kader yang hadir mengikuti Pelatihan Jurnalistik kali ini harus benar-benar serius dan konsisten mengikuti seluruh rangkaian Pelatihan Jurnalistik, agar kelak kader GMKI Cabang Ternate yang serius dalam dunia jurnalistik dapat mengembangkan minatnya yang mempuni. Mengakhiri sambutannya, Tiwong Peo menyampaikan banyak terima kasih kepada narasumber yang juga seseorang yang pernah bergelut di dunia jurnalistik selama 16 tahun.

Bang Irman, dalam mengisi materi pelatihan, menyampaikan beberapa hal terkait bahwa Kordinator Liputan sangatlah berpengaruh pada lajunya berita. Selain itu ia menyampaikan juga dasar-dasar Jurnalistik, kegiatan jurnalistik, serta syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah berita yang akan di terbitkan. Selain itu ia juga menyampaikan jenis-jenis sertifikasi wartawan dan juga macam-macam komunikasi yang harus dikuasai oleh seorang wartawan.

Menutup pelatihan jurnalistik yang antusias dinanti-nanti oleh seluruh peserta yang hadir ini, Lelaki yang bergelut 16 tahun didunia Jurnalistik ini menyampaikan, bagi kader GMKI Cabang Ternate yang berkeinginan menjadi wartawanyang terpenting adalah mental, Fighting spirit dan Etika, yang menjadi modal dasar. Untuk cara menulis adalah senjata yang perlu di asah oleh setiap kader dimulai dari diri sendiri. (IM)

BPC GMKI Ternate masa bakti 2019-2021, Kukuhkan 51 Anggota baru.

TERNATE, 09 – 10 Oktober 2020, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Ternate, menggelar Masa Perkenalan (MAPER) XVIII di Gedung Gereja Kalvari Pentakosta Misi di Indonesia (GKPMI) Bethlehem Ternate.

Adapun Kegiatan ini dibuka langsung oleh Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara, Bung Jeplin G. Maitimu. Harapannya bahwa semua mahasiswa kristen sudah tidak salah kalau masuk dan bergabung bersama  di GMKI sebab di sinilah kesempatan untuk belajar dan berproses dengan baik. Temukanlah nilai sebanyak mungkin di rumah belajar ini  GMKI Cabang Ternate.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan GMKI kepada peserta calon anggota baru, peserta yang akan ditetapkan sebagai anggota baru GMKI adalah peserta yang menerima materi dari awal hingga selesai, yang di ikuti dengan evalusi oleh Badan Pengurus Cabang dengan memperhatikan kriteria yang telah di tetapkan oleh Badan Pengurus Cabang.

Pembukaan Masa Perkenalan XVIII GMKI Cabang Ternate ini, di hadiri oleh Pengurus Komisariat seGMKI Ternate dan anggota. Turut hadir pula Senior GMKI, Ketua GAMKI Ternate, Ketua Pemuda Oikumene Ternate, Gembala sidang GKPMI Jemaat Bethlehem Ternate yang juga selaku Pelayan firman pada Ibadah Pembukaan MAPER XVIII.

Dalam momen tersebut, Bung Hernando Datty selaku ketua panitia MAPER XVIII 2020 Sampaikan harapan, bahwa dengan terlaksananya Maper kali ini kiranya akan menambah jumlah kader yang potensial. Dirinya berharap nantinya kader-kader tersebut akan diterjunkan untuk melakukan pelayanan di tiga medan layan GMKI, yaitu Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat.

Ketua Cabang, Tiwong Peo dalam sambutannya, mengajak kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir, untuk bersyukur atas terselenggaranya MAPER XVIII tahun 2020. Meskipun kita diperhadapkan dengan sebuah tantangan masa Pandemi Covid 19 ini kita semua wajib menerapkan protokol kesehatan. Kita masih terus melakukan penyesuaian-penyesuaian untuk menjembatani setiap aktifitas internal yang dilakukan.

Lanjut Tiwong, “GMKI menurutnya adalah Rumah Bersama sebagai sekolah latihan kader kristen, untuk itu mahasiswa kristen sudah seharusnya bergabung dan berproses dengan sungguh – sungguh. GMKI sudah banyak melahirkan kader – kader kristen diberbagai medan pelayanan. Oleh karena itu, peserta calon anggota baru yang akan mengikuti MAPER ini harus benar – benar merasa terpanggil dan bertanggungjawab terhadap gerakan ini”

Senior Andris Lasa yang juga Ketua Pemuda Oikumene Kota Ternate, berharap agar para calon anggota baru ini bisah mewujudkan Visi Misi organisasi dan dapat berkontribusi di tiga medan pelayanan, yaitu Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat, sehingga panggilan GMKI benar – benar nyata dalam dinamika organisasi.

Kegiatan Masa Perkenalan XVIII GMKI Cabang Ternate yang berlangsung selama dua hari, masing – masing di Gedung GKPMI Bethlehem dan Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kota Ternate ini, ditutup setelah dikukuhkannya anggota baru sebanyak 51 orang yang berkuliah di beberapa Universitas di Kota Ternates. (JB)

Design a site like this with WordPress.com
Get started